Profil Francesco Totti: Sang Pangeran Serigala Roma

41 Likes comments off
profil Francesco Totti

Penggemar As Roma era 2000 an pasti tahu profil Francesco Totti. Pasalnya, pemain berjuluk Pangeran Roma ini adalah mega bintang Tim Serigala yang posisinya tidak tergantikan hingga sekarang. Bahkan Totti-lah yang berhasil memberikan gelar scudetto ketiga untuk Hidetoshi Nakata dkk di tahun 2001.

Tak hanya itu, sebagai kapten kesebelasan, Totti juga memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus. Bahkan ia tidak ragu untuk memberikan nasehat kepada seniornya sekelas Cafu, Batistuta dan Dunga. Oleh karena itu, Francesco Totti layak dijadikan legend apalagi ia memiliki kesetiaan tinggi pada klub.

Profil Francesco Totti

Francesco Totti adalah pemain As Roma yang lahir pada tanggal 27 September 1976 di Roma Italia. Dia sudah menyukai sepak bola sejak kecil, termasuk sudah bergabung dengan Akademi Sepak Bola As Roma sejak usianya masih belum genap 10 tahun. Uniknya pada usia 8 tahun, ia sudah bermain di klub amatir usia dini Fortitudo.

Totti lahir dari orang tua bernama Lorenzo dan ibunya adalah Fiorella Totti. Masa kecilnya lebih banyak dihabiskan di sebuah kota kecil bernama Porta Metronia. Kini Sang Pangeran sudah dikaruniai dua orang anak dari pernikahannya dengan ILary Blasi, yaitu Cristian dan Chanel.

Francesco Totti dan Scudeto

Bisa dibilang As Roma bukan klub yang mentereng di Serie A Italia. Nama klub ini masih belum setenar Ac Milan dan Inter Milan apalagi Juventus. Maka dari itu, jumlah gelar liga pun tidak terlalu banyak yang menurut kabarnya AS Roma hanya pernah meraih gelar 3 kali.

Scudetto terakhir As Roma didapatkan pada musim 2000-2001. Yang mana di kala itu, Francesco Totti menjadi kapten tim kesebelasan yang bertugas meningkatkan semangat bertanding Batistuta dkk. Luar biasanya, di musim tersebut Totti juga meraih gelar sebagai pemain terbaik Italia.

Francesco Totti dan Tim Nasional Italia

Karena memiliki loyalitas pada klub yang bagus, memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi, serta mempunyai gaya permainan yang cantik, Tim Nasional Italia juga tertarik untuk memanggil Totti. Dia diproyeksikan untuk mengisi lini tengah menemani Gennaro Ivan Gattuso (Milan), Stefano Fiore (Udinese) dan Marco Verratti (Juventus). Kala itu Totti diposisikan sebagai playmaker untuk melayani dua striker Christian Vieri (Inter Milan) dan Alessandro Del Piero (Juventus).

Sayangnya, sejak membela Tim nasional Italia hanya sekali Totti meraih gelar kejuaraan. Yaitu pada event Piala Dunia 2006 yang dilangsungkan di Jerman. Padahal sang pangeran sudah berbaju Tim Nasional sejak tahun 1996 ketika bermain di UEFA U-21.

Gaya Bermain Francesco Totti

Francesco Totti memiliki gaya permainan taktis dengan keunggulan terletak pada kelincahan saat membawa bola. Tak hanya itu, sekalipun memiliki postur yang tidak terlalu tinggi dan sedikit tambun, Totti masih mampu berlari cepat. Karena gaya semacam ini yang membuat pelatih memposisikan dirinya sebagai playmaker.

Uniknya, naluri gol Totti juga sangat tajam. Dilengkapi juga dengan kemampuan mencetak gol dari situasi kemelut dan sempit. Bisa dibilang dengan gaya seperti itu, Francesco Totti layak disebut Maradona-nya As Roma dan Italia.

Francesco Totti dan Gol

Francesco Totti adalah pencetak gol yang ulung. Di sepanjang karier bersama As Roma, ia telah berhasil mencetak 300 gol yang menobatkannya menjadi pemain dengan torehan terbanyak sepanjang masa. Bahkan, di musim 2006-2007 Totti menjadi top skorer dengan 26 gol.

Padahal dari segi posisi ia berada di belakang dua striker. Namun karena ketajamannya ia mampu menyaingi gol dari Omar Batistuta, Vincento Montella maupun Antonio Cassano. Hadirnya Hidetoshi Nakata pun tidak bisa menurunkan produktivitasnya.

Itulah profil Francesco Totti, Sang Pangeran dari As Roma. Seorang pemain mega bintang yang namanya masih dikenang hingga saat ini. Bahkan ada yang menginginkan kalau Totti didapuk sebagai legenda Si Serigala.

 

READ  Profil Ryan Giggs: Winger Cepat asal Wales

You might like

About the Author: Kristal