Profil Sergio Ramos: Si Bengal dari El Real

42 Likes comments off
Profil Sergio Ramos

Salah satu pemain yang cukup fenomenal di Real Madrid adalah Sergio Ramos. Pasalnya, center back kokoh ini sering berlaku nyeleneh termasuk suka jahil kepada pemain lawan. Nah di sini akan dijelaskan profil Sergio Ramos secara singkat.

Ramos memiliki tipikal pemain bertahan yang hebat. Tidak banyak pemain yang bisa melewatinya dengan mudah sekalipun sekaliber Lionel Messi (Barcelona) dan Kevin Gameiro (Valencia). Maka dari itu, Sergio Ramos disebut-sebut center back terbaik yang dimiliki El Real.

Profil Sergio Ramos

Sergio Ramos adalah pemain sepak bola yang lahir pada tahun 1986. Tepatnya tanggal 30 maret 1986 di sebuah kota kecil Spanyol bernama Camas. Sejak lahir orang tuanya memberi nama Sergio Ramos Garcia.

Ketika sudah menjadi pesepakbola yang top, ia lebih sering dipanggil Sergio Ramos saja. Alhasil para penggemar lebih mudah mengingat dan menyebutkannya. Termasuk para Madridista di Indonesia.

Sergio Ramos dan Karier Sepak Bola

Sebelum menjadi bintang di Los Galacticos, julukan Real Madrid, Sergio Ramos bermain di salah satu klub besar yaitu Sevilla. Namun, dia masih bergabung di tim B dan bermain kurang lebih selama 2 tahun saja. Baru pada tahun 2005 EL Real merekrutnya dengan biaya transfer sebesar 27 Juta Euro.

Sejak saat itu permainan Sergio Ramos semakin berkembang. Bahkan ia mendapatkan kaos bernomor khusus yang dulunya dipakai oleh maestro bahkan legenda centre back Madrid, Fernando Hierro.

Penghargaan ini bukan tanpa alasan, tetapi sesuai dengan anggapan pers Spanyol, kalau Ramos memang layak menggunakan seragam tersebut karena memiliki gaya permainan yang sama.

Gaya Bermain Sergio Ramos

Sergio Ramos memiliki gaya bermain defensif yang sangat kokoh. Bahkan koordinasinya bersama Pepe, Raul Albiol dan Marcelo membuat pertahanan Real Madrid terkuat di La Liga. Karena itu, Ramos dipastikan selalu mendapatkan line up inti di posisi center back.

Sayangnya pemain yang memiliki kemampuan tackle dan sliding bersih ini mempunyai emosi yang kurang stabil. Bahkan sering kali ia menjahili striker lawan tanpa terlihat oleh wasit. Ini yang membuat keberadaannya tidak begitu disukai apalagi oleh pemain-pemain musuh bebuyutan yaitu El Barca.

Sergio Ramos dan El Classico

Partai paling bergengsi sejagat yaitu El Clasico ditunggu bukan karena seteru antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo saja. Tetapi, sepak terjang Sergio Ramos juga dinantikan di partai antara El Real versus El Barca tersebut. Pasalnya, dari beberapa laga yang telah dilakukan, pemain ini yang terkadang membuat konflik di tengah lapangan.

Bahkan Ramos pernah ribut dengan Xavi Hernandez yang protes karena tindakan kasarnya pada Lionel Messi dan Carles Puyol. Padahal ia dan Xavi maupun Puyol adalah satu tim di tim nasional Spanyol. Alhasil sebab arogansi tersebut, tim Spanyol sempat memanas.

Sergio Ramos dan La España

Bisa dibilang Sergio Ramos adalah bibit bermutu yang dimiliki oleh Tim La Espana. Pasalnya pemain ini bergabung dengan tim sejak masih usia 17 tahun dan bermain di Spanyol U-17. Alhasil kemampuannya terus meroket hingga pelatih tetap memainkan di even-even kelas umur selanjutnya.

Setelah lepas dari Spanyol U-21, Sergio Ramos dipromosikan untuk bergabung di tim Spanyol senior. Hasilnya, ia mencetak 7 gol selama membela Spanyol sebanyak 77 kali. Memang dari torehan tidak terlalu besar, tetapi cukup memuaskan untuk pemain di posisi center back.

Demikian profil Sergio Ramos, Si Bengal dari El Real. Seorang pemain yang cukup kontroversial apalagi jika timnya Real Madrid berjumpa dengan Barcelona. Namun, sepertinya saat ini ia sudah mulai belajar meredam emosi dan mulai lebih bijak ketika terjadi konflik di tengah lapangan.

 

READ  Profil Ryan Giggs: Winger Cepat asal Wales

You might like

About the Author: Kristal